Saturday, March 24, 2012

Semangkuk Acar untuk Cinta dan Tuhan (2007) by Dewi 'Dee' Lestari

    Demikianlah kami berdua, dengan mata mengerjap-ngerjap perih, mengupasi bawang dengan kuku yang akhirnya lebih mirip pencacah. Serpihan-serpihan bawang berantakan mengotori meja. Dan akhirnya kami berhenti ketika serpihan terakhir terlampau kecil untuk bisa di kupas.
      Berlinangan air mata, yang jatuh bukan karena suka atau duka, aku pun berkata “inilah cinta. Inilah Tuhan. Tangan kita bau menyengat, mata kita perih seperti disengat, dan tetap kita tidak menggenggam apa-apa." Sambil terisak, yang bukan karena haru bahagia atau haru nelangsa, lagi aku berkata, " Itulah cinta. itulah Tuhan. Pengalaman, bukan penjelasan, perjalanan, bukan tujuan. Pertanyaan, yang sungguh tidak berjodoh dengan segala jawaban.”
Madre – Juni 2011
Dewi ‘Dee’ Lestari

0 comments:

Post a Comment